Renungilah firman ALLAH SWT ini ikhwah sekalian,

“katakanlah: Kematian yang kamu jauhi akan segera menjemputmu, dan kamu akan dikembalikan pada Yang Mahu Tahu, baik yang rahsia maupun bukan, dan Dia memberitahumu (segala kebenaran mengenai) hal-hal yang kamu kerjakan!” (SurahAl-Jumu’a (62)

Setiap makhluk yang hidup pasti akan mati. sesungguhnya kematian tetap akan menjemput insan untuk kembali kepada Penciptanya.

Sejauh manapun kita cuba hindari, namun kematian akan tetap mengekori kita..semakin kita ‘lari’ semakin ‘dia’ menghampiri..

Pernahkan kita berhenti sejenak, dan bertanya pada diri kita sendiri, apa yang terjadi pada kita di malam pertama ketika kita meninggal?

Apa yang telah kita persiapkan untuk kematian—sesuatu yang pasti datang kepada kita? Apakah kita akan berada di tempat yang baik ataukah di tempat yang buruk? Seberapa sering kita mengingat mati? Fikirkanlah sejenak, saat dimana tubuh kita dimandikan dan akan segera dikuburkan.

Pernahkah kita memikirkan saat dimana orang-orang membawa tubuh kita ke pekuburan? Dan ketika semua keluarga kita menangis.

Pernahkah kita memikirkan saat tubuh kita diletakkan di dalam liang lahad? Semuanya gelap, dan hanya tanah dan tanah belaka.

Di saat itu, kita sedar kita sendirian. Tak ada orang lain, dan semuanya begitu sempit. Tulang-tulang kita bahkan saling berdesakkan.terasa begitu sempit sekali..

Mungkin saat itu kita tengah menyesali semua perbuatan buruk kita di dunia. Kita mungkin baru menyesali akhlak kita terhadap orang tua kita, kita menyesal mengapa kita tidak menginfakkan diri kita untuk terus BERJUANG dan BERJIHAD meneruskan amanah yang diwariskan para Anbiya’.

Pada masa itu tidak ada perhiasan yang yang menemani kita.. Yang ada hanya semua perbuatan kita.

Ikhwah Sekalian,

Dan ketika kita ditinggalkan bersendirian, mungkin kita ingin berteriak dan menyeru semua orang agar jangan pergi dari kuburan kita. Tapi kita tak bisa mendengar. Kita mendengar langkah kaki mereka menjauhi kita. Dan kemudian, di situlah kita berada, rumah masa depan kita yang pasti akan kita tempati.

Ingatlah Ikhwah sekalian umur kita semakin bertambah dan jangka masa hidup kita semakin berkurang.
kubur

Demi umurku, yang sudah 22 tahun…

*****

Syukran jaziilan dan jazakallah atas taujihat.

Lembut benar, nasihatmu ,seniorku.

Advertisements