Salam didikan ramadhan.

Ingin sekali memuatkan kisah ketabahan mujahidah buat teladan diri dan sahabat-sahabat seperjuangan.
muslim Fatimah,merupakan seorang saudara perempuan kepada seorang mujahid yang terkenal di daerah Abu Gharib, yang berasal dari sebuah keluarga yang terkenal dengan kebaikan dan ketaqwaannya. Suatu hari pasukan AS menyerbu rumahnya, dengan tujuan menangkap saudaranya. Namun kerana mereka tidak dapat menemukannya, pasukan AS menangkap Fatimah dengan tujuan memaksa saudaranya menyerahkan diri.

*****

Surat tulisan tangan Fatimah, baru-baru ini berhasil dibawa keluar dari penjara Abu Gharib.Surat ini menggambarkan penderitaan para tawanan wanita akibat perbuatan tentera AS,laknatullah. Surat ini tersebar dan menghebohkan kota Baghdad.Pantaskah bangkit kaum Arab?!! Tanyalah iman pada dirimu..!!

Subhanallah.

islam

Bismillahirrahmanirrahiim.

“Say He is God the One;God the Source [of everything]; Not has He fathered,
nor has He been fathered; nor is anything comparable to Him.”
(Surat 112 al-Ikhlas)

*****

Saya menulis surat Al-Ikhlas ini kerana mempunyai maksud yang mendalam bagi saya, dan menimbulkan getaran di hati orang-orang yang beriman.Saudaraku mujahidin di jalan Allah,apa yang dapat kukatakan padamu?-Saya katakan, rahim-rahim kami telah terisi dengan janin akibat pemerkosaan yang dilakukan keturunan kera dan babi itu.

Mereka telah menodai tubuh kami,meludahi muka kami, dan merobek-robek Al-Quran untuk digantungkan kepada leher-leher kami. Allahu Akbar.Tidakkah kau mengerti tentang kejadian yang menimpa kami? Betulkah kau tidak tahu ini terjadi pada kami? Kami saudaramu, dan Allah akan meminta tanggungjawabmu tentang kejadian ini kelak.

Demi Allah swt, tidak semalam pun kami berada di penjara ini,kecuali mereka mendatangi salah seorang daripada kami untuk melampiaskan nafsu setan mereka.. Padahal kami selalu menjaga kehormatan kami karena takut kepada Allah. Takutlah pada Allah!

Bunuhlah kami bersama mereka! Hancurkan mereka bersama kami! Jangan biarkan kami di sini agar mereka bisa bersenang-senang memperkosa kami,sesungguhnya ini adalah sebuah perbuatan dosa besar di sisi Allah.Takutlah pada Allah akan urusan kami. Biarkan (jangan serang) kereta kebal dan pesawat mereka.

Datanglah pada kami di penjara Abu Ghurayb.Saya,saudaramu kerana Allah. Mereka memperkosa saya lebih dari 9 kali di dalam satu hari.

Mampukah kau bayangkan?-Bayangkan,salah seorang saudaramu diperkosa.

Bersama-sama saya ada 13 gadis, semuanya belum berumahtangga..Semuanya telah diperkosa didepan mata kami semua! Mereka melarang kami untuk sholat. Mereka mengambil pakaian kami, dan membiarkan kami tidak berpakaian…

Saat surat ini saya tulis, seorang diantara kami telah membunuh diri,setelah diperkosa beramai-ramai. Seorang tentera laknatullah telah memukulnya di dada dan paha setelah memperkosa, lalu menyiksanya.

Gadis tersebut kemudiannya membunuh diri dengan memukul kepalanya ke tembok penjara, karena dia sudah tidak sanggup menerima ini semua. Meskipun bunuh diri dilarang oleh Islam, saya memaklumi perbuatannya.Saya hanya berharap, semoga Allah mengampuninya,sesungguhnya Dia Maha pengampun.

Saudaraku,saya katakan padamu lagi, takutlah pada Allah. Hancurkan kami bersama para tentera itu, agar kami mampu beristirahat dalam damai.

saudaraku

Tolonglah kami, tolonglah kami, tolonglah kami … Waa Mu’tasimah!

Surat ini telah berakhir, namun penderitaan penulisnya dan para muslimah belum berakhir.Hatta mataa haadza s-sukuut !! Ini yang sudah kesekian kalinya terjadi.

Entah berapa lagi yang akan menyusul.Kelmarin, hari ini dan besok.Begitulah seterusnya..

Ya Rabb

nasyku ilaika da’fa quwwatina

Wa qillata hiilatina
Allahumma n-shurna nashran adziima
Allahuma ‘alaika bil haaula l-kuffar
Allahuma ‘alaika biman adzaa l-muslimin..

catatan: sebarkan agar semuanya akan mengetahui keadaan ini.

  • petikan dari blog sahabat,teratak rimbun keinsafan.
  • kezaliman

    Penjara tanpa had yang kalian,(musuh Allah) ciptakan,moga Allah membalasnya dengan azabNya yang Maha Pedih di akhirat sana.Dunia tidak bermakna tanpa akhirat.

    Advertisements